"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Suhu Panas dalam Australia Akan Semakin Membara hingga 2050

Suhu Panas di Australia Akan Semakin Membara hingga 2050

Marosdaily.com – SIDNEY – Musim panas di area Australia makin panas kemudian makin berbahaya, dengan makin sejumlah wilayah pinggiran kota yang berisiko mengalami panas ekstrem, menurut peta panas baru yang dimaksud menyoroti dampak panas ekstrem.

Beberapa wilayah pada Australia diperkirakan akan mengalami dua pertiga tahun ini dengan suhu melebihi 35 derajat Celsius pada tahun 2090 apabila tidaklah ada tindakan yang dimaksud diambil terhadap pembaharuan iklim, Xinhua melaporkan.

Menurut Peta Panas Australia yang tersebut diterbitkan oleh Dewan Iklim, hampir sepertiga komunitas di area Australia akan mengalami jumlah agregat hari dengan suhu dalam berhadapan dengan 35 derajat Celsius setiap tahun serta jumlah total ini dapat berlipat ganda pada tahun 2050.

Cuaca panas ekstrem, yang tersebut memengaruhi kesehatan, mata pencaharian, serta ekonomi masyarakat, merupakan salah satu dampak paling dengan segera dari polusi iklim.

Bencana ini juga termasuk yang tersebut paling berbahaya, dengan lebih besar sejumlah warga Australia yang mana meninggal akibat gelombang panas sejak tahun 1890 dibandingkan dengan gabungan total warga yang dimaksud meninggal akibat banjir, kebakaran hutan dan juga semua bencana terkait iklim lainnya, kata Dewan Iklim pada hari Jumat.

Menurut peta panas, populasi Sydney Barat, yang tersebut diperkirakan akan mencapai empat jt orang pada pertengahan abad, akan mengalami dua kali lipat jumlah agregat hari dengan suhu pada menghadapi 35 derajat Celsius, yang mana berarti sekitar tiga minggu panas ekstrem setiap musim panas.

Wilayah yang disebutkan mencatatkan suhu 48,9 derajat Celsius pada 4 Januari 2020, memberikan deskripsi sekilas tentang apa yang dimaksud akan terjadi di area masa depan.

Peta panas merupakan alat interaktif yang dimaksud menunjukkan bagaimana pengurangan polusi iklim akibat pembakaran batu bara, minyak, kemudian gas dapat membatasi panas ekstrem pada lingkungan sekitar Australia.

Ia juga memperkirakan jumlah keseluruhan rata-rata hari yang tersebut panas dan juga sangat panas, dan juga waktu malam yang digunakan sangat panas, untuk setiap wilayah per tahun pada tahun 2050 juga 2090, yang mencakup beberapa skenario termasuk tidak ada ada tindakan, melanjutkan tindakan yang ada, lalu mengambil langkah-langkah yang tersebut diperlukan untuk mengempiskan polusi iklim.

Dewan Iklim menyerukan tindakan mendesak untuk mengempiskan emisi gas rumah kaca guna membatasi total hari lalu di malam hari yang tersebut sangat panas yang mana akan dihadapi warga Australia di dalam masa mendatang, kata badan yang dimaksud di sebuah pernyataan.

Laporan ini juga berfokus pada kerentanan wilayah-wilayah termiskin, khususnya anak-anak, warga lanjut usia, lalu dia yang tersebut bekerja di dalam luar ruangan, dikarenakan sejumlah di area antara dia yang bukan mampu membeli AC atau metode lain untuk mendinginkan diri dari suhu panas ekstrem.

Hafsha Kamilatunnisa

Hafsha Kamilatunnisa adalah seorang Jurnalis yang mengangkat kisah masyarakat, kegiatan sosial, dan gerakan komunitas. Ia aktif dalam kegiatan sukarelawan, hobi memotret aksi sosial, dan membaca kisah inspiratif. Motto: “Empati adalah kekuatan terbesar penulis.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *