"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Gerindra Buka Suara Soal Bupati Tulungagung, 12 Pejabat Dibawa ke Jakarta

Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK, Partai Gerindra Membantah Statusnya sebagai Kader

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (10/4/2026). Kejadian ini menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai status politik dan keterkaitannya dengan partai tertentu.

Setelah kejadian tersebut, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memberikan pernyataan resmi mengenai hal ini. Menurut Dasco, Gatut Sunu Wibowo bukanlah kader resmi Partai Gerindra. Ia diusung oleh banyak partai selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, namun saat itu belum menjadi anggota Gerindra.

“Baru setelah jadi bupati, belum lama, dia mendaftar menjadi kader Gerindra,” ujar Dasco saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (11/4/2026).

Menurut informasi yang diperoleh, kader asli Partai Gerindra di Kabupaten Tulungagung adalah Wakil Bupati Ahmad Baharudin. Hal ini juga dikonfirmasi oleh DPD Partai Gerindra Jawa Timur. Ketua OKK DPD Gerindra Jawa Timur, Hidayat, menyatakan bahwa Gatut Sunu Wibowo masih belum resmi tergabung sebagai kader meskipun telah mendaftar.

“Masih belum,” kata Hidayat dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026). Ia tidak menampik rencana Gatut untuk bergabung dengan Gerindra dalam waktu dekat, tetapi pendaftaran tersebut belum mendapat persetujuan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra.

Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan Intensif

Setelah terjaring OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dibawa ke Jakarta pada Sabtu pagi untuk menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa Bupati tiba di gedung KPK sekitar pukul 06.50 WIB dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif.

12 Orang Ikut Dibawa ke Jakarta

Selain Bupati, sebanyak 12 orang lainnya dari lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung juga dibawa ke Jakarta. Mereka melalui jalur udara setelah sebelumnya diberangkatkan dari Mapolres Tulungagung ke Sidoarjo menggunakan bus pada pukul 06.30 WIB.

Daftar pejabat dan staf yang ikut dibawa antara lain:
* Kepala Satpol PP

Kepala BPKAD

Kabag Umum

Kabag Prokopim

Kepala Dinas PUPR

Kepala Dinas Pertanian

Kabag Pemerintahan

Kepala Bakesbangpol

Kabag Kesra

Anggota DPRD (Adik kandung bupati) Tulungagung

Ajudan Bupati Tulungagung

* Staf pemerintahan

Sementara itu, beberapa pejabat seperti Pj Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial, serta Direktur RSUD dr. Iskak Tulungagung sempat menjalani pemeriksaan awal di Mapolres Tulungagung, tetapi tidak ikut dalam rombongan bus ke Jakarta.

Operasi OTT KPK di Tulungagung

Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur pada Jumat, 10 April 2026. Dalam operasi tersebut, sebanyak 16 orang diamankan, termasuk Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

Beberapa informasi menyebutkan bahwa penyewaan mobil untuk operasi tersebut dilakukan sejak Senin, 6 April 2026. Penyedia jasa sewa mobil, Ages, mengungkapkan bahwa penyewaan dilakukan sejak hari Senin dan Selasa.


admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *