"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Polisi Selidiki Mayat Sopir di Jalan Poros Sangatta–Bontang

Penemuan Jasad Pria di Kecamatan Sangatta Selatan

Aparat kepolisian dari Polres Kutai Timur saat ini sedang fokus pada penyelidikan dan pemantauan di lokasi penemuan jasad seorang pria di Kecamatan Sangatta Selatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas keamanan serta mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) yang sempat menghebohkan warga setempat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal oleh Tim Inafis Sat Reskrim Polres Kutai Timur, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Secara teknis, kondisi jenazah menunjukkan bahwa pria tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat hari sebelum ditemukan oleh warga dalam kondisi yang memprihatinkan.

Peristiwa ini pertama kali terungkap saat seorang saksi mata bernama Musrifa sedang mencari ayam peliharaannya di sekitar area kebun. Kecurigaannya muncul ketika ia mencium aroma tidak sedap dan melihat kerumunan lalat di sebuah rumah kebun, yang akhirnya membawanya pada penemuan sosok pria yang sudah terbujur kaku.

“Saksi Musrifa sempat memanggil korban namun tidak ada jawaban, hingga akhirnya ia meminta bantuan warga lain bernama Antok untuk memastikan kondisi korban yang ternyata sudah meninggal dunia,” ujar Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, Minggu (12/4/2026).

Segera setelah dipastikan meninggal dunia, tim gabungan mengevakuasi jenazah korban menggunakan unit ambulans PMI menuju RSUD Kudungga. Di rumah sakit tersebut, jasad akan menjalani penanganan lebih lanjut sesuai prosedur medis untuk mendukung kelengkapan data penyelidikan yang sedang berjalan oleh pihak berwajib.

Sebelumnya, personel kepolisian yang menerima laporan dari Kepala Dusun Bumi Indah langsung bergerak cepat melakukan olah TKP secara menyeluruh. Petugas di lapangan juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi kunci serta menjalin koordinasi intensif dengan perangkat desa guna memetakan aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan meninggal.

“Kami juga telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal bersama Tim Inafis. Dari hasil sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, namun kami tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban,” imbuhnya.

Identitas korban sendiri telah terkonfirmasi bernama Suparman (66), seorang pria yang berprofesi sebagai sopir. Korban tercatat sebagai warga Jalan Cut Nyak Dien, Gang Milenium, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur yang memang diketahui sering berada di lokasi kebun tempat ia ditemukan meninggal dunia tersebut.

Insiden yang menggegerkan warga Dusun Bumi Indah ini terjadi di Jalan Poros Sangatta–Bontang Km 08, Desa Sangatta Selatan. Di mana korban ditemukan pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 15.00 Wita dalam posisi terlentang di dalam bangunan rumah kebun yang menjadi lokasi kejadian perkara.

Di akhir, Fauzan mengimbau agar warga tetap tenang namun selalu waspada terhadap situasi lingkungan sekitar. “Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian,” pungkasnya.




Harini Umar

Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *