Aksesori Resmi yang Membuat Honda Stylo 160 Tampil Lebih Mewah
Honda Stylo 160 berhasil menarik perhatian dengan desain klasik dan bentuk bodi yang dinamis tanpa sudut tajam yang terlihat kaku. Dengan posisi lampu depan di area setang serta penggunaan pelek 12 inci yang dibalut ban profil gemuk, motor ini sudah memiliki modal kuat untuk tampil klasik. Namun, bagi para penggemar yang merasa tampilan standar pabrikan masih kurang “wah”, ada beberapa aksesori resmi yang bisa digunakan untuk meningkatkan aura kemewahan.

Salah satu aksesori yang paling efektif dalam mengubah wajah Stylo 160 adalah Headlight Cap. Part ini memberikan kesan “topi” pada lampu depan yang sangat kental nuansa motor lawasnya. Kesan mewah ini juga bisa berlanjut ke area samping dengan pemasangan Garnish Side Body. Aksesori ini membentang di sepanjang tepian bodi depan, melewati dek bawah, hingga menyambung ke bodi belakang dekat area footstep, memberikan garis tegas yang elegan.
Tidak berhenti di situ, sentuhan lainnya bisa ditambahkan lagi pada bagian spion melalui Garnish Mirror serta bagian wajah motor dengan Garnish Front Grill yang desainnya mengingatkan kita pada gril motor klasik zaman dulu. Untuk area bawah, Sobat juga bisa memasang Panel Step Floor agar area pijakan kaki terlihat lebih eksklusif, serta Garnish Muffler yang memberikan aksen mengkilap pada bagian knalpot.

Semua aksesori resmi ini memiliki dua pilihan warna yakni chrome dan black chrome yang bisa dipilih sesuai selera. Aksesori ini bisa didapatkan di dealer-dealer resmi Honda dengan harga yang cukup terjangkau namun memberikan efek visual yang signifikan. Berikut daftar harga lengkapnya:
- Headlight Cap – Rp 260.000
- Garnish Side Body – Rp 475.000
- Garish Mirror – Rp 180.000
- Garnish Front Grill – Rp 400.000
- Panel Step Floor – Rp 352.000
- Garnish Muffler – Rp 250.000
Harga berdasarkan pricelist di laman resmi Astra-honda.com pada 6 April 2026. Harga di lapangan bisa saja berbeda tergantung kebijakan masing-masing dealer.
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."











