Aksi Dramatis Terduga Maling Motor di Cirebon
Sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Seorang terduga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) dikepung oleh massa hingga mengakibatkan keributan yang memicu kemacetan di jalan raya. Kejadian ini viral di media sosial dan menimbulkan banyak perhatian dari masyarakat.
Suasana Kacau di Lokasi Kejadian
Video yang beredar menunjukkan suasana kacau di depan sebuah ruko bertuliskan Canon Copy Center & Advance. Seorang pemuda dengan luka di bagian kepala dan wajah dipapah oleh warga masuk ke dalam rumah berpagar besi sementara kerumunan terus berteriak meminta jalan. Beberapa video lain menunjukkan detik-detik pengeroyokan terduga pelaku.
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah orang memukul terduga pelaku di sudut bangunan, sementara warga lainnya berusaha melerai. Situasi semakin memburuk saat massa memenuhi jalan hingga menyebabkan kemacetan parah. Bahkan, sebuah truk besar terlihat tertahan di tengah kerumunan.
Penjelasan dari Kapolsek Susukan
Kapolsek Susukan Polresta Cirebon, Iptu Kelani, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian bermula dari aksi pencurian sepeda motor di depan sebuah LPK di Desa Bojong.
“Kemarin (Rabu sore) itu ada kejadian di depan kantor LPK, tepatnya di Desa Bojong. Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada pelaku curanmor yang diamankan oleh massa,” ujar Kelani saat diwawancarai di Mapolsek setempat, Kamis (2/4/2026).
Polisi langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. “Kurang lebih 10 menit karena jaraknya dekat dengan Polsek, kami langsung meluncur ke TKP. Dan memang benar, terdapat salah satu diduga pelaku (berinisial IM, warga Indramayu) sudah dikerumuni oleh massa,” katanya.
Saat diamankan, kondisi pelaku sudah mengalami luka cukup serius akibat amukan warga. “Kondisinya pada saat itu luka-luka. Setelah kami amankan, kami langsung membawa ke Rumah Sakit Arjawinangun,” jelas dia.
Pelaku Dikenali Oleh Saksi
Dari hasil pemeriksaan sementara, motor yang menjadi sasaran merupakan milik tamu di lokasi tersebut. “Sepeda motor milik tamu yang ada di LPK tersebut,” katanya.
Aksi pelaku terungkap setelah gerak-geriknya dipergoki oleh sejumlah saksi di sekitar lokasi. “Ada tiga orang saksi yang melihat, yaitu penjual nasi uduk dan penjual donat. Kemudian diteriaki ‘maling’, baru massa di sekitarnya merapat,” ujarnya.
Pelaku diketahui tidak beraksi sendirian. Satu orang lainnya berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran polisi. “Menurut informasi dari terduga yang kita amankan, itu ada dua orang. Satunya melarikan diri,” ucap Kelani.
Motor Rusak Akibat Keributan
Motor sempat dikuasai pelaku, namun belum sempat dibawa jauh sebelum akhirnya terlepas. “Sempat dikuasai dan sempat bergeser, tapi baru diteriaki ‘maling’ langsung dilepaskan. Tidak jauh, paling satu atau dua meter,” jelas dia.
Polisi memastikan akan melakukan pengembangan kasus setelah kondisi pelaku membaik. “Setelah nanti terduga pelaku sudah sehat, akan kami mintai keterangan untuk pengembangan guna mengarah kepada pelaku temannya itu. Kami juga akan meminta bantuan Satreskrim Polresta untuk memperkuat personel,” katanya.
Sementara itu, sepeda motor yang digunakan pelaku kini diamankan di Mapolsek Susukan. Dari pantauan Tribun Jabar, kondisi motor mengalami kerusakan cukup parah dengan bodi depan hancur, lampu pecah, serta sejumlah bagian terlepas dan kotor oleh tanah.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











