"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Arab Saudi setujui penyelenggaraan haji 2026

Persiapan Haji 2026: Koordinasi dan Mitigasi untuk Pastikan Keamanan

Pemerintah Indonesia terus mempersiapkan langkah-langkah mitigasi sebagai antisipasi terhadap kemungkinan memburuknya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Hal ini dilakukan meskipun pihak Arab Saudi telah memberikan lampu hijau terkait pelaksanaan ibadah haji 2026.

Pemerintah Arab Saudi Siapkan Ibadah Haji yang Lebih Baik

Pemerintah Arab Saudi dinilai terus melakukan pembenahan, baik dari sisi keamanan maupun peningkatan fasilitas ibadah haji. Komunikasi intensif antara pemerintah Indonesia dengan otoritas Arab Saudi menjadi salah satu faktor penting dalam menjamin kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa pemerintah tetap menjalin koordinasi berlapis dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri dan KBRI di Saudi. Ia menegaskan bahwa semua persiapan haji masih berjalan sesuai rencana.

“Kita selalu koordinasi, komunikasi dengan Pemerintah Saudi, kita koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri kita, KBRI di Saudi, juga dengan panitia haji kita di sana. Kita komunikasi terus,” ujarnya.

Menurut Irfan, hingga saat ini, pemerintah Arab Saudi belum mengubah rencana penyelenggaraan haji tahun ini. “Sampai hari ini semuanya masih memberikan lampu hijau sehingga persiapan tetap jalan seperti biasa. Insyaallah, sampai hari ini masih dijamin keselamatannya.”

Langkah Mitigasi untuk Menghadapi Ketidakpastian

Meski mendapat kepastian dari pihak Arab Saudi, pemerintah Indonesia tetap menyiapkan langkah-langkah mitigasi sebagai antisipasi terhadap kemungkinan memburuknya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Skenario-skenario tersebut telah dibahas dan dikoordinasikan bersama Komisi VIII DPR RI.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke Mekkah. Hasilnya, pemerintah Arab Saudi dinilai terus melakukan pembenahan, baik dari sisi keamanan maupun peningkatan fasilitas ibadah haji.

“Fasilitas untuk haji akan lebih baik, ini berkat diplomasi yang dilakukan oleh pak menteri,” kata Maman.

Jadwal Keberangkatan JCH NTB

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Nusa Tenggara Barat resmi merilis jadwal pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Lombok untuk musim haji 1447 H. Sebanyak 5.798 jemaah asal NTB akan diberangkatkan dalam 15 kloter yang dibagi menjadi dua gelombang.

Kepala Kanwil Kemenhaj NTB, Lalu Muhammad Amin, menjelaskan bahwa gelombang pertama mencakup 11 kloter dengan tujuan langsung ke Madinah, sedangkan gelombang kedua terdiri dari empat kloter yang akan bertolak menuju Jeddah.

“Pemberangkatan perdana dijadwalkan pada 22 April 2026, yakni Kloter I yang mengangkut 387 jemaah asal Kabupaten Lombok Timur, dengan masuk asrama haji sehari sebelumnya pada 21 April,” ujar Amin.

Total sebanyak 15 kloter akan berangkat yang ditutup dengan keberangkatan terakhir pada 9 Mei 2026.

Daftar Jadwal Keberangkatan Kloter Haji NTB 2026

  • Kloter I asal Kabupaten Lombok Timur, jumlah JCH 387 orang, masuk asrama pada 21 April 2026.
  • Kloter II asal Kabupaten Lombok Tengah, jumlah JCH 387 orang, masuk asrama pada 22 April 2026.
  • Kloter III asal Kabupaten Lombok Barat, jumlah JCH 387 orang, masuk asrama pada 23 April 2026.
  • Kloter IV asal Kabupaten Bima, jumlah JCH 387 orang, masuk asrama pada 24 April 2026.
  • Kloter V asal Kota Mataram, jumlah JCH 387 orang, masuk asrama pada 26 April 2026.
  • Kloter VI asal Kabupaten Lombok Timur, jumlah JCH 387 orang, masuk asrama pada 27 April 2026.
  • Kloter VII asal Kabupaten Lombok Tengah, jumlah JCH 387 orang, masuk asrama pada 29 April 2026.
  • Kloter VIII asal Kabupaten Lombok Barat, jumlah JCH 388 orang, masuk asrama 30 April 2026.
  • Kloter IX asal Kabupaten Lombok Timur, jumlah JCH 388 orang, masuk asrama 1 Mei 2026.
  • Kloter X asal Kota Mataram, jumlah JCH 388 orang, masuk asrama 3 Mei 2026.
  • Kloter XI merupakan campuran dari Kabupaten Bima 125 JCH, Kota Bima 121 JCH dan Kabupaten Dompu 142 JCH sehingga total 388 orang dan masuk asrama pada 4 Mei 2026.
  • Kloter XII merupakan campuran dari Kabupaten Lombok Timur 123 JCH dan Kabupaten Lombok Tengah 263 JCH, masuk asrama 6 Mei 2026. Kloter ini masuk gelombang kedua.
  • Kloter XIII campuran dari Kota Bima 106 JCH, Sumbawa Barat 125 JCH dan Lombok Utara 157 JCH, masuk asrama 7 Mei 2026.
  • Kloter XIV campuran Kabupaten Bima 58 JCH dan Sumbawa 338 JCH, masuk asrama 8 Mei 2029.
  • Kloter XV campuran Kabupaten Lombok Timur 116 JCH, Kabupaten Lombok Tengah 119 JCH, Kota Mataram 31 JCH, Lombok Barat 65 dan Sumbawa Barat 64 JCH, masuk asrama 9 Mei 2026.


Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *