Kualitas Udara di Beberapa Kota Indonesia Terburuk Pagi Ini
Pagi ini, kualitas udara di beberapa kota besar di Indonesia tercatat paling buruk. Berdasarkan data yang dirangkum dari situs IQAir pada pukul 07.20 WIB, wilayah-wilayah seperti Surabaya, Tangerang Selatan, dan Tangerang memiliki poin AQI (Air Quality Index) di atas 150, sehingga termasuk dalam kategori tidak sehat.
Kualitas udara yang tidak sehat dapat berdampak negatif bagi kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta individu dengan kondisi penyakit jantung atau pernapasan. Dalam situasi seperti ini, efek kesehatan bisa mulai terasa, seperti iritasi mata, batuk, atau kesulitan bernapas.
IQAir merekomendasikan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara tidak sehat. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga sering memberi imbauan untuk menggunakan masker, terutama jika berada di area dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Daftar Lima Kota Besar dengan Kualitas Udara Terburuk Pagi Ini
Berikut adalah daftar lima kota besar di Indonesia yang memiliki kualitas udara terburuk pagi ini:
- Surabaya, Jawa Timur – Poin AQI mencapai 176, masuk kategori tidak sehat.
- Tangerang Selatan, Banten – Poin AQI sebesar 172, juga dalam kategori tidak sehat.
- Tangerang, Banten – Poin AQI 154, masuk kategori tidak sehat.
- Jakarta – Poin AQI 127, dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
- Bandung, Jawa Barat – Poin AQI 107, masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Di sisi lain, Palangkaraya di Kalimantan Tengah memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 37. Sementara itu, Pekanbaru di Riau memiliki poin AQI 62, meskipun termasuk dalam kategori sedang.
Kualitas Udara di Dunia
Secara global, kota-kota dengan kualitas udara terbaik pagi ini antara lain:
- Milan, Italia – Poin AQI 0, termasuk dalam kategori baik.
- Kopenhagen, Denmark – Poin AQI 6.
- Oslo, Norwegia – Poin AQI 7.
Sebaliknya, kualitas udara di beberapa kota di luar negeri sangat buruk. Contohnya:
- Chiang Mai, Thailand – Poin AQI 206, masuk kategori sangat tidak sehat.
- Delhi, India – Poin AQI 193, dalam kategori tidak sehat.
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo – Poin AQI 166, kategori tidak sehat.
- Dhaka, Bangladesh – Poin AQI 164, kategori tidak sehat.
- Kathmandu, Nepal – Poin AQI 163, kategori tidak sehat.
Penjelasan Mengenai Indeks AQI
Indeks AQI (Air Quality Index) digunakan untuk menunjukkan kualitas udara berdasarkan konsentrasi polutan. Indeks ini mempertimbangkan enam jenis polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah. Setiap polutan dihitung berdasarkan risiko kesehatannya pada waktu tertentu.
Angka AQI keseluruhan ditentukan oleh polutan yang paling berisiko, yaitu yang memiliki nilai AQI tertinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 hingga 500, dengan pembagian sebagai berikut:
- Baik: 0–50
- Sedang: 51–100
- Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif: 101–150
- Tidak Sehat: 151–200
- Sangat Tidak Sehat: 200–299
- Berbahaya: 300–500
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan bagi sejumlah populasi yang terpapar. Sedangkan kualitas udara dalam kategori berbahaya dapat menyebabkan dampak kesehatan yang serius pada seluruh populasi.











