Penyebab Kematian Dua Orang dalam Mobil yang Parkir di Jalan
Dua orang ditemukan meninggal dalam mobil saat parkir di jalan, dan kini polisi telah mengungkap penyebab sementara dari kejadian tersebut. Kedua korban ternyata bukan warga Aceh Tengah seperti yang sebelumnya diberitakan, melainkan penduduk asal Bener Meriah dan Bireuen.
Kejadian ini terjadi di Gampong Keude Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya. Mobil jenis Honda Jazz BK 1508 JI yang parkir di bahu jalan nasional Banda Aceh-Medan Keude Lueng Putu, menjadi tempat dua orang meninggal. Keduanya adalah satu laki-laki dan perempuan yang ditemukan dalam kondisi tertidur pulas di dalam mobil dengan mesin masih menyala dan kaca pintu tertutup rapat.
Berdasarkan data yang diperoleh, kedua korban adalah Misbahuddin (24) pelajar/mahasiswa dari Gampong Lancok, Kecamatan Samalanga, Bireuen, dan Husnaini Syahada (25) pelajar/mahasiswa warga Gampong Mekar Ayu, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah.
Awalnya, mobil tersebut parkir di bahu jalan sekitar pukul 16.00 WIB. Warga tidak curiga pada awalnya karena suasana mudik lebaran yang membuat banyak orang berhenti untuk melepas kelelahan. Namun, pada pukul 23.55 WIB, seorang pemuda Gampong Keude Lueng Putu merasa curiga terhadap mobil tersebut.
Akhirnya, warga mendekati mobil yang parkir di bahu jalan, yang mesinnya masih menyala. Ternyata dua orang tertidur pulas di dalam mobil. Warga berusaha memanggil kedua orang tersebut, tetapi tidak ada respons. Akhirnya, pukul 00.05 WIB, dini hari, warga melaporkan ke Polsek Bandar Baru.
Polisi bersama warga kemudian memecahkan kaca mobil yang tertutup rapat untuk bisa membuka pintu. Setelah itu, ditemukan dua orang terkulai lemas di dalam mobil. Polisi kemudian melaporkan ke petugas Puskesmas Bandar Baru untuk mengetahui kondisi korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa keduanya telah menghembuskan nafas terakhir.
Dugaan Sementara Korban Meninggal Dunia Akibat Gas Karbon Monoksida
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasat Reskrim AKP Saiful Kamal menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Pidie Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut hasil pemeriksaan awal di lokasi, mesin kendaraan dalam keadaan menyala, tapi sistem pendingin udara atau AC tidak berfungsi dengan baik. Selain itu, petugas juga menemukan jerigen berisi bahan bakar minyak atau BBM di dalam bagasi mobil. Hal ini memperkuat dugaan sementara bahwa korban meninggal dunia akibat menghirup gas karbon monoksida atau CO, yang terperangkap di dalam kabin mobil akibat sirkulasi udara yang tidak optimal.
Hasil visum sementara dari pihak medis juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban. “Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat menghirup gas di dalam mobil Honda Jazz,” kata Saiful Kamal.
Barang Bukti Diserahkan ke Keluarga
Selain itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti atau BB. Antara lain, satu unit kendaraan, telepon genggam, uang tunai, dan kartu ATM milik korban. “Saat ini, barang-barang tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.
Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Haryadi mengimbau kepada masyarakat, khususnya untuk pemudik, agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. “Bagi para pemudik, jika merasa mengantuk atau lelah saat berkendara, agar segera mampir atau beristirahat di Pos Pengamanan atau Pos Pam, Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026, maupun di polres atau polsek terdekat,” pungkasnya.











