"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Anies Angkat Bicara Usai Prabowo Janjikan Selidiki Kasus Aktivis Disiram Air Keras

Komentar Anies Baswedan Mengenai Komitmen Prabowo dalam Menuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras pada Andrie Yunus

Presiden RI, Prabowo Subianto, telah menyatakan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Insiden tersebut terjadi di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (12/3/2026) malam ketika Andrie sedang pulang setelah menghadiri siniar atau podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Kini, empat prajurit TNI aktif telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Hal ini menunjukkan bahwa pihak berwajib sedang melakukan investigasi secara serius. Namun, mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menilai bahwa komitmen Presiden Prabowo harus diikuti dengan tindakan nyata dari aparat hukum.

“Dan sikap beliau (Presiden Prabowo) yang berkomitmen untuk melakukan penyelidikan itu harus diwujudkan oleh seluruh aparat hukum,” ujar Anies di Jakarta, pada Sabtu (21/3/2026). Ia juga menekankan bahwa aparat hukum harus menjalankan arahan Presiden secara konsisten, terutama karena Prabowo sendiri telah menyebut insiden ini sebagai tindakan terorisme.

Anies menilai bahwa kasus penyiraman air keras pada Andrie Yunus bukanlah tindak kriminal biasa. Sebagai seorang aktivis KontraS, Andrie dikenal sebagai sosok yang memperjuangkan demokrasi dan selalu konsisten dalam menyuarakan tanda-tanda kemunduran demokrasi bersama kelompok masyarakat sipil lainnya. Oleh karena itu, Anies meyakini bahwa kasus ini tidak mungkin hanya dilakukan oleh satu atau dua orang saja.

“Ketika ada kejadian ini bukan kriminal biasa, dari awal ini bukan kriminal biasa. Dan tidak mungkin hanya dikerjakan oleh 1-2 orang secara sporadik,” jelas Anies. Ia menegaskan bahwa kasus ini harus diselidiki hingga level pemberi perintahnya, bukan hanya pada pelakunya saja. Termasuk juga diselidiki soal latar belakang mengapa penyiraman air keras ini harus terjadi.

Pernyataan Presiden Prabowo tentang Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Presiden Prabowo Subianto telah memberikan pernyataan resmi mengenai kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan para tersangka adalah tindakan biadab. Bahkan, dirinya menyebut insiden ini setara dengan aksi terorisme.

Prabowo memerintahkan agar aparat mengusut kasus ini hingga tuntas dan menangkap aktor intelektualnya. “Ini terorisme, tindakan biadab, harus kita kejar dan harus kita usut. (Sampai aktor intelektualnya harus ditangkap?) Termasuk siapa yang nyuruh, siapa yang bayar,” katanya saat bertemu dengan jurnalis dan pengamat di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Dia juga menegaskan tidak akan melindungi pelaku meski berasal dari pemerintahan. Namun, Prabowo turut berharap jika aktor intelektual bukan bagian dari pemerintahan, maka pengusutan secara maksimal juga harus dilakukan.

“(Jika aktor intelektual dari pemerintahan apakah akan dilindungi?) Tidak akan, saya jamin. Tapi sebaliknya, kalau ini provokator yang bukan dari pemerintah, jelas kita akan usut kok,” tegasnya.

Di sisi lain, Prabowo menegaskan pemerintahan yang dipimpinnya tidak pernah membatasi kebebasan berpendapat dan berekspresi. “Dibandingkan dengan banyak negara, apa kita batasi nggak? Coba rasakan. TikTok, fake news, hoaks, kebohongan yang disiarkan setiap hari, coba dilihat. Coba bandingkan dengan yang lain,” katanya.

Namun, dia juga meminta publik agar melihat adanya pihak yang memang ingin memprovokasi. Prabowo juga mengatakan hal tersebut telah lama terjadi di berbagai negara, di mana ada pihak yang mengatasnamakan pihak lain untuk melakukan aksi teror.

“Kadang-kadang kan peristiwa itu dibuat seolah untuk provokasi. Itu ada buku intelijen, itu namanya false flag operation, di mana melakukan aksi teror yang seolah-olah dilakukan Palestine padahal aslinya Mossad,” jelasnya.


Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *