"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Tips aman mudik dengan mobil listrik, ban kunci efisiensi energi

Persiapan Khusus untuk Mudik Lebaran dengan Mobil Listrik

Perjalanan mudik Lebaran menggunakan mobil listrik memerlukan persiapan yang lebih teliti dibandingkan kendaraan konvensional. Selain memperhatikan kondisi baterai dan ketersediaan stasiun pengisian daya (SPKLU), kondisi ban juga menjadi faktor penting yang sering kali terabaikan.

Kepadatan lalu lintas dan potensi kemacetan di jalur Trans Jawa menjadi tantangan tersendiri bagi pengguna mobil listrik. Kondisi ini menuntut pengemudi untuk menjaga konsumsi energi agar kendaraan tetap memiliki daya yang cukup untuk menempuh perjalanan jauh.

Persiapan Ban Sama Pentingnya dengan Rencana Pengisian Daya



National Sales Manager Passenger Car Radial PT Hankook Tire Sales Indonesia, Apriyanto Yuwono, menyatakan bahwa persiapan ban sama pentingnya dengan merencanakan lokasi pengisian daya saat mudik menggunakan mobil listrik. Menurutnya, penggunaan ban yang tidak sesuai dengan spesifikasi mobil listrik dapat meningkatkan konsumsi energi baterai.

“Ban yang tidak tepat dan tidak dikhususkan untuk mobil listrik akan menguras energi baterai. Jika efisiensi baterai mulai menurun atau suara ban terdengar lebih bising, itu bisa menjadi sinyal adanya hambatan gulir sudah tidak optimal,” ujar Apriyanto.

Ia menambahkan, penggunaan ban yang dirancang khusus untuk mobil listrik dapat membantu meningkatkan efisiensi energi sekaligus menjaga kenyamanan selama perjalanan jarak jauh. Dengan persiapan yang tepat, perjalanan mudik menggunakan mobil listrik diharapkan dapat berlangsung lebih efisien dan nyaman.

Pemilihan Ban Akan Mempengaruhi Konsumsi Energi



Oleh karena itu, efisiensi mobil listrik tidak hanya ditentukan oleh kapasitas baterai atau strategi pengisian daya. Kondisi komponen kendaraan, termasuk pemilihan ban, juga mempengaruhi konsumsi energi. Mobil listrik memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal. Salah satu perbedaannya terletak pada bobot baterai yang lebih besar serta torsi instan dari motor listrik.

Kondisi tersebut membuat bobot mobil listrik cenderung lebih berat dibandingkan mobil konvensional. Saat mudik, beban kendaraan juga bertambah karena membawa penumpang dan barang bawaan.

“Seluruh beban tersebut ditopang oleh ban. Jika kendaraan menggunakan ban konvensional yang tidak dirancang khusus untuk mobil listrik, hambatan gulir (rolling resistance) berpotensi meningkat,” tegasnya.

Hambatan gulir yang tinggi membuat motor listrik bekerja lebih keras untuk memutar roda. Akibatnya, konsumsi energi baterai menjadi lebih boros, terutama saat menghadapi kondisi lalu lintas padat dengan pola berkendara stop-and-go di jalan tol.

Strategi Mudik Minim Kendala ala Hankook iON



Untuk memaksimalkan efisiensi dan kenyamanan, berikut adalah langkah edukatif yang perlu diperhatikan pemilik mobil listrik sebelum memulai perjalanan:

  1. Pantau Kesehatan Ban

    Lakukan inspeksi visual 2-3 minggu sebelum perjalanan. Jika efisiensi baterai mulai menurun drastis atau suara ban terdengar lebih bising, itu adalah sinyal hambatan gulir sudah tidak optimal. Beralih ke ban yang dirancang khusus mobil listrik seperti iON ST AS sebelum mudik adalah investasi cerdas untuk menjaga efisien daya sepanjang perjalanan.

  2. Pilih Ban Khusus Mobil Listrik untuk Jarak Tempuh Ekstra dan Efisiensi Baterai

    Setiap putaran ban konvensional pada mobil listrik berpotensi membuang energi secara tidak efisien akibat beban mobil listrik yang lebih berat dari mobil konvensional. Selain itu, mobil listrik juga cenderung mengkonsumsi energi lebih besar saat melaju pada kecepatan tinggi di jalan tol.

Oleh karena itu, menggunakan ban khusus mobil listrik yang tepat saat mudik seperti iON ST AS membantu mesin bekerja lebih ringan berkat Opti Cure Technology yang mampu menurunkan hambatan gulir secara signifikan, sehingga memberikan jarak tempuh optimal serta mendukung efisiensi energi kendaraan yang membuat pengendara merasa lebih tenang saat melakukan perjalanan jarak jauh.

  1. Akurasi Tekanan Angin dan Distribusi Beban

    Menyesuaikan tekanan angin ban sesuai dengan jenis kendaraan, dimensi, serta beban muatan merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal selama perjalanan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan tekanan angin ban sesuai dengan rekomendasi yang dianjurkan.

Untuk membantu menjaga distribusi tekanan yang lebih merata serta meminimalkan potensi keausan ban yang tidak merata, penggunaan ban iON ST AS yang dilengkapi teknologi Round Even Technology dapat menjadi solusi, bahkan ketika kendaraan membawa beban bagasi yang lebih berat.

  1. Prioritaskan Kenyamanan Kabin

    Kemacetan panjang seringkali memicu stres. Mengingat mobil listrik tidak memiliki suara mesin, kebisingan dari ban (road noise) akan terdengar lebih jelas. i Sound Absorber Technology pada iON ST AS dirancang dengan pola tapak khusus serta lapisan busa mampu meredam suara dari permukaan jalan secara signifikan, menjaga kabin tetap tenang dan nyaman bagi keluarga selama perjalanan jauh.
Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *