Penerbangan ke Timur Tengah Dibatalkan, Penumpang Terdampak Mengeluh
Hingga hari ini, lima penerbangan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali ke wilayah Timur Tengah seperti Dubai, Doha, dan Abu Dhabi masih dibatalkan. Pembatalan ini memengaruhi lebih dari seribu penumpang yang terkait dengan rute tersebut.
Salah satu calon penumpang Emirates bernama Jeremy, asal Brasil, mengungkapkan ketidakpuasannya. Ia hanya ingin mengetahui jadwal penerbangannya dan diberitahu secara jelas karena ia tidak bisa tinggal di Bali lebih lama lagi. Namun, ia merasa tidak ada yang dapat menjawab pertanyaannya, sehingga membuatnya merasa kesal.
Penerbangannya malam ini dari Bali ke Dubai menggunakan Emirates juga dibatalkan karena kondisi keamanan di sana tidak memungkinkan. Jeremy sebelumnya telah merencanakan perjalanan dari Dubai ke Turki, lalu kembali ke Brazil. Rencananya adalah tinggal selama tujuh hari di Dubai dan Turki sebelum kembali ke negara asalnya. Namun, rencana ini berantakan setelah penerbangannya dibatalkan. Ia harus meninggalkan hotel di wilayah Badung dan mencoba mencari alternatif penerbangan lain.
Sebagai bentuk kompensasi, Emirates memberikan fasilitas menginap gratis satu malam di hotel. Namun, Jeremy menolak tawaran tersebut karena ingin segera meninggalkan Bali dan tiba di Brazil. Ia akan menginap dua malam lagi dan mencoba memesan penerbangan ke Brazil sekarang. Jeremy sudah 12 hari berada di Bali dan sangat ingin pulang.
Berbeda dengan Jovan, penumpang Emirates asal Serbia, yang lebih santai dalam menghadapi situasi ini. Ia tidak terlalu bingung mencari alternatif penerbangan pulang ke negaranya. Menurut Jovan, maskapai menunda penerbangan dan menempatkan penumpang di hotel. Mereka berharap bisa terbang besok, tetapi ia merasa itu tidak mungkin. Jovan bersyukur dengan adanya kompensasi satu malam menginap di hotel dan akan memanfaatkannya.
Dengan kondisi force majeure seperti sekarang, Jovan tidak merasa masalah dan siap tinggal sementara waktu atau memperpanjang masa liburannya di Bali. Ia merasa puas dengan penginapan yang diberikan dan akan melihat apa yang akan dilakukannya.
Daftar Penerbangan yang Dibatalkan
Sejak Sabtu (28/2/2026) hingga Senin (2/3/2026), terdapat belasan penerbangan yang dibatalkan akibat memanasnya konflik di Timur Tengah. Sampai Senin 2 Maret 2026 pukul 13.00 WITA, total 15 penerbangan internasional mengalami pembatalan, terdiri dari 8 keberangkatan dan 7 kedatangan.
Keberangkatan:
- Emirates EK369 STD 19.50 WITA (28 Februari) rute Denpasar (DPS) ke Dubai (DXB) canceled atau dibatalkan.
- Etihad Airways EY477 STD 18.45 WITA (28 Februari) rute Denpasar (DPS) ke Abu Dhabi (AUH) dibatalkan.
- Qatar Airways QR963 STD 20.30 WITA (28 Februari) rute Denpasar (DPS) ke Doha (DOH) dibatalkan.
- Qatar Airways QR961 STD 02.10 WITA (1 Maret) rute Denpasar (DPS) ke Doha (DOH) dibatalkan.
- Emirates EK399 STD 00.25 WITA (1 Maret) rute Denpasar (DPS) ke Dubai (DXB) dibatalkan.
- Emirates EK369 STD 19.50 WITA (1 Maret) rute Denpasar (DPS) ke Dubai (DXB) dibatalkan.
- Etihad Airways EY477 STD 18.45 WITA (1 Maret) rute Denpasar (DPS) ke Abu Dhabi (AUH) dibatalkan.
- Emirates EK399 STD 00.25 WITA (2 Maret) rute Denpasar (DPS) ke Dubai (DXB) dibatalkan.
Kedatangan:
- Etihad EY476 STA 11.35 WITA (1 Maret) rute Abu Dhabi (AUH) ke Denpasar (DPS) dibatalkan.
- Emirates EK368 STA 16.30 WITA (1 Maret) rute Dubai (DXB) ke Denpasar (DPS) dibatalkan.
- Emirates EK398 STA 22.20 WITA (1 Maret) rute Dubai (DXB) ke Denpasar (DPS) dibatalkan.
- Qatar Airways QR960 STA 22.50 WITA (1 Maret) rute Doha (DOH) ke Denpasar (DPS) dibatalkan.
- Qatar Airways QR961 STA 05.10 WITA (2 Maret) rute Doha (DOH) ke Denpasar (DPS) dibatalkan.
- Emirates EK368 STA 16.30 WITA (2 Maret) rute Dubai (DXB) ke Denpasar (DPS) dibatalkan.
- Emirates EK398 STA 22.20 WITA (2 Maret) rute Dubai (DXB) ke Denpasar (DPS) dibatalkan.
Operasional Bandara Tetap Normal
Meskipun ada pembatalan penerbangan, operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal dan optimal. Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) terus melakukan pemantauan situasi ruang udara di kawasan Timur Tengah serta koordinasi dengan maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, dan aparatur keamanan untuk antisipasi situasi keamanan di bandara.
Berdasarkan data dari maskapai penerbangan, jumlah calon penumpang dari penerbangan yang mengalami penyesuaian jadwal penerbangan tersebut berjumlah 3.197 penumpang. Penanganan terhadap seluruh penumpang tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan kebijakan masing-masing maskapai. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai juga telah mengantisipasi rencana pengaturan parking stand dari pesawat dari penerbangan yang terdampak, yang dialokasikan untuk lima pesawat udara dari tiga maskapai penerbangan yang terdampak.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











