"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Trump dan Netanyahu Tonton Foto Jasad Khamenei di Puing-Puing

Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Dalam Serangan Udara

Sebuah laporan mengklaim bahwa Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, tewas dalam serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel. Foto jasadnya disebut telah diperlihatkan kepada Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Serangan tersebut dilaporkan menargetkan berbagai fasilitas strategis di ibu kota Iran, termasuk kompleks pemerintahan dan militer.

Operasi Militer Besar-Besaran

Serangan yang menewaskan Khamenei merupakan bagian dari operasi militer besar yang dinamai “Operation Epic Fury”. Dalam waktu 12 jam, sekitar 900 serangan diluncurkan ke berbagai target di Iran, termasuk pangkalan militer, fasilitas nuklir, sistem pertahanan udara, dan gedung pemerintahan. Kompleks tempat Khamenei tinggal menjadi salah satu sasaran utama dalam serangan pembuka yang disebut sebagai awal dari rangkaian serangan yang diperkirakan berlangsung beberapa hari.

Tubuh Khamenei ditemukan terluka akibat pecahan proyektil di antara puing-puing bangunan yang hancur. Presiden AS Donald Trump mengumumkan kematian tersebut melalui Truth Social, dengan menyatakan bahwa Khamenei adalah salah satu orang paling jahat dalam sejarah. Ia juga menambahkan bahwa ini adalah kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka.

Kecaman dan Perayaan

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyebut operasi tersebut sebagai “operasi udara paling mematikan, paling kompleks, dan paling presisi dalam sejarah.” Ia juga memperingatkan bahwa Amerika Serikat tidak memulai konflik ini, tetapi akan mengakhirinya. Jika Iran membunuh atau mengancam warga Amerika di mana pun di dunia, maka AS akan memburu dan membunuh mereka.

Kematian Khamenei disebut sebagai pukulan paling berat terhadap rezim Iran sejak Revolusi 1979 yang membawa para Ayatollah berkuasa. Selain dirinya, sejumlah pejabat tinggi Iran juga dilaporkan tewas, termasuk kepala Garda Revolusi dan menteri pertahanan, bersama puluhan pemimpin rezim lainnya.

Di dalam negeri, ribuan orang turun ke jalan di Teheran dan kota-kota besar lainnya pada Sabtu malam menuntut perubahan. Di Galleh Dar, Provinsi Fars, patung Khamenei ditumbangkan dan dibakar. Dalam sebuah video yang beredar, terdengar seseorang berkata, “Apakah aku sedang bermimpi? Selamat datang di dunia baru.”

Di luar Iran, perayaan juga terjadi di sejumlah lokasi, termasuk di London utara yang dikenal sebagai “Little Tehran”, ketika warga Iran di pengasingan turun ke jalan merayakan kabar kematian tersebut.

Serangan Balasan dan Ancaman Eskalasi

Tak lama setelah serangan, Iran melancarkan serangan balasan dengan menembakkan rudal dan drone ke pangkalan AS dan target sipil di lima negara Teluk. Rudal Iran dilaporkan menembus sistem pertahanan Iron Dome Israel dan menghantam Tel Aviv, menewaskan satu perempuan dan melukai 20 orang.

Presiden Trump menyatakan operasi militer akan terus berlanjut. Dalam pidato video, ia berkata, “Saya katakan malam ini bahwa kebebasan Anda sudah di depan mata.” Ia kemudian menambahkan bahwa pengeboman “yang berat dan presisi akan terus berlanjut tanpa gangguan sepanjang pekan ini atau selama diperlukan untuk mencapai tujuan kami, PERDAMAIAN DI SELURUH TIMUR TENGAH DAN DUNIA!”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mengatakan, serangan gabungan itu akan berlangsung “selama diperlukan”.

Adriatno Majid

Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *