
Iran melakukan serangan balasan terhadap Israel dan Amerika Serikat (AS) setelah mengalami serangan sebelumnya. Serangan ini dilakukan dengan menargetkan negara-negara di kawasan Timur Tengah yang memiliki pasukan AS, pada hari Sabtu (28/2).
Serangan Iran dilakukan dengan meluncurkan sejumlah rudal ke berbagai wilayah. Berikut adalah daftar negara-negara yang menjadi sasaran serangan tersebut:
Israel

Israel menjadi salah satu target utama serangan Iran. Rudal-rudal Iran mengarah ke Tel Aviv, diiringi oleh sirine yang berbunyi di beberapa wilayah. Militer Israel memperingatkan warga bahwa akan ada gelombang serangan berikutnya dari Iran.
Menurut laporan CNN, mobil-mobil di sebuah jalan raya dekat Tel Aviv berlindung di bawah jembatan layang sambil menunggu sirene berhenti. Komando Front Dalam Negeri Israel juga meminta warga untuk tetap berada di dekat tempat perlindungan bom dan menghindari kegiatan berkumpul.
Bahrain

Bahrain turut menjadi target serangan Iran. Di sana, terdapat markas Armada Kelima Angkatan Laut AS (Fifth Fleet) serta markas Komando Angkatan Laut Pusat AS.
Pelabuhan laut dalam Bahrain dapat menampung kapal-kapal militer terbesar AS, seperti kapal induk. Angkatan Laut AS telah menggunakan pangkalan di negara itu sejak 1948, ketika fasilitas tersebut dioperasikan oleh Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
Beberapa kapal AS berpangkalan di Bahrain, termasuk kapal pemburu ranjau dan kapal pendukung logistik. Bahrain menyatakan pusat layanan Armada Kelima menjadi sasaran serangan rudal Iran.
Irak
Amerika Serikat memiliki pasukan di wilayah otonom Kurdi Irak sebagai bagian dari koalisi internasional melawan kelompok ISIS. Namun, misi mereka dijadwalkan berakhir pada September berdasarkan kesepakatan antara Washington dan Baghdad.
Pasukan AS telah menyelesaikan penarikan dari fasilitas di wilayah Irak federal, yang pemerintahnya merupakan sekutu dekat Iran, tetapi juga mitra strategis Washington. Jurnalis AFP melaporkan adanya ledakan di dekat konsulat AS di Arbil, ibu kota Kurdistan Irak, pada Sabtu. Sementara itu, kelompok pro-Iran Kataeb Hezbollah yang berpengaruh di Irak mengancam akan menyerang pangkalan-pangkalan Amerika.
Pasukan keamanan Kurdi kemudian menyatakan koalisi pimpinan AS telah mencegat sejumlah drone dan rudal di atas Arbil.
Yordania
Amerika Serikat dilaporkan mengerahkan puluhan pesawat militer ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania menjelang serangan ke Iran.
Seorang pejabat militer Yordania mengatakan pasukan kerajaan menembak jatuh dua rudal balistik yang menargetkan wilayahnya pada Sabtu, tanpa menyebut siapa yang meluncurkan serangan itu. Direktorat Keamanan Publik Yordania menyatakan tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan material.
Kuwait
Ada sejumlah pangkalan AS di Kuwait, termasuk Camp Arifjan, lokasi markas depan komponen Angkatan Darat AS untuk CENTCOM. Angkatan Darat AS juga menyimpan persediaan peralatan dan logistik di negara tersebut.
Pangkalan Udara Ali al-Salem menjadi tuan rumah Wing Ekspedisi Udara ke-386, yang digambarkan militer sebagai “pusat angkut udara utama dan gerbang pengiriman kekuatan tempur bagi pasukan gabungan dan koalisi” di kawasan. Selain itu, AS juga menempatkan drone termasuk MQ-9 Reaper di Kuwait.
Kementerian Pertahanan Kuwait menyatakan pasukannya mencegat rudal yang menargetkan pangkalan udara tersebut pada Sabtu. Sementara Menteri Luar Negeri Italia mengatakan serangan Iran menyebabkan kerusakan signifikan pada landasan pacu fasilitas itu, yang juga menampung personel Angkatan Udara Italia.
Qatar
Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar mencakup komponen depan CENTCOM, serta pasukan udara dan operasi khusus komando tersebut.
Pangkalan itu juga menjadi lokasi pesawat tempur yang ditempatkan secara rotasi, serta Wing Ekspedisi Udara ke-379, yang menurut militer mencakup aset angkut udara, pengisian bahan bakar di udara, intelijen, pengawasan, dan pengintaian, serta evakuasi medis udara.
Iran menembakkan rudal ke Al Udeid pada Juni lalu setelah serangan AS yang menargetkan fasilitas nuklir Iran, dan negara Teluk itu menyatakan serangan rudal Iran kembali menargetkan wilayahnya pada Sabtu (28/2).
Suriah
Amerika Serikat selama bertahun-tahun mempertahankan pasukan di Suriah sebagai bagian dari upaya internasional melawan ISIS, yang muncul dari perang saudara di negara itu dan sempat menguasai sebagian besar wilayah Suriah serta Irak.
Media pemerintah Suriah menyatakan empat orang tewas akibat rudal Iran yang menghantam wilayah selatan negara itu pada Sabtu.
Uni Emirat Arab
Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab menjadi tuan rumah Wing Ekspedisi Udara ke-380 AS, kekuatan yang terdiri dari 10 skuadron pesawat serta mencakup drone seperti MQ-9 Reaper.
Pesawat tempur ditempatkan secara rotasi di Al Dhafra, yang juga menjadi pusat Angkatan Udara AS untuk pelatihan perang udara tingkat lanjut. UEA menyatakan telah mencegat dua gelombang serangan rudal Iran pada Sabtu, dengan serpihan dari gelombang pertama menewaskan seorang warga sipil di Abu Dhabi.
Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."











