Potensi Pasar Wisata Kesehatan di Bali
Pasar wisata kesehatan di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Menurut riset IMARC Group, pada 2024 pasar ini mencapai USD 1,7 miliar dan diproyeksikan terus berkembang hingga mencapai USD 9,6 miliar pada 2033. Bali, sebagai destinasi wisata internasional, terus menarik perhatian pengunjung dari berbagai negara. Data BPS Provinsi Bali mencatat bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada tahun 2025 mencapai 6.948.754 atau meningkat sebesar 9,72 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemerintah sedang mengembangkan Bali sebagai pusat medical tourism dan wellness berstandar internasional. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur menjadi fokus utama dalam upaya ini. Salah satu proyek strategis adalah pembangunan JEC Eye Hospitals and Clinics, yang akan menjadi Smart Hospital Mata pertama dengan konsep ‘Blue Hospital’ berstandar global.
Ground Breaking Rumah Sakit Mata Berstandar Internasional
Pada hari Sabtu, 14 Februari 2026, dilakukan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit mata berstandar internasional. Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Direktur JEC Group dan Presiden Direktur PT Nitra Sanata Bali, DR. Dr. Johan A. Hutauruk, SpM(K); Gubernur Bali, I Wayan Koster; serta Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Christine Hutabarat.
Gubernur Koster menyambut baik inisiatif ini, mengatakan bahwa pembangunan rumah sakit ini akan menjadi layanan kesehatan mata berkelas dunia di Bali. “Ini hari baik, ground breaking pembangunan Rumah Sakit khusus kesehatan mata yang berstandar internasional secara berkolaborasi antara PT. HIN dengan JEC,” ujarnya.
Menurut Gubernur, proyek ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengembangkan pariwisata berbasis kesehatan. Target pembangunan rumah sakit ini adalah selesai pada tahun 2027. Dengan hadirnya rumah sakit ini, Bali akan memiliki ikon layanan kesehatan mata berkelas dunia sekaligus mendukung pariwisata di Pulau Dewata.
Konsep ‘Blue Hospital’ dan Fasilitas Komprehensif
JEC Bali Sanur dirancang sebagai sentra kesehatan rujukan yang berdiri di atas lahan seluas 6.200 meter persegi dengan infrastruktur bangunan total 12.000 meter persegi (terdiri dari 4 lantai dan semi-basement). Target penyelesaian adalah tahun 2027, dengan layanan 30.000 kunjungan pada tahun pertama operasionalnya.
Konsep ‘Blue Hospital’ yang diterapkan oleh JEC Bali Sanur menggabungkan prinsip ‘smart’ dan ‘green’. Konsep ini dikembangkan oleh Deerns, konsultan engineering dan perancang fasilitas kesehatan global, yang menitikberatkan pada enam aspek inti: sentralitas pasien, hasil kesehatan optimal, efisiensi biaya, kesejahteraan manusia, keberlanjutan lingkungan, serta kecerdasan bangunan.
Dalam operasionalnya, JEC Bali Sanur bertumpu pada tiga pilar utama: pilar manusia (people), pilar keberlanjutan (sustainability), dan pilar efisiensi (operational efficiency). Beberapa fitur akan diimplementasikan untuk mendukung mobilitas dan kenyamanan pengguna, seperti:
- Smart parking untuk kemudahan akses
- Smart lighting berbasis deteksi gerak guna efisiensi energi
- Pemasangan sensor kualitas udara (air quality sensors) di ruang-ruang strategis untuk memastikan lingkungan yang sehat dan aman bagi tindakan medis maupun pemulihan pasien
Layanan Komprehensif di JEC Bali Sanur
JEC Bali Sanur akan menyediakan layanan komprehensif, antara lain:
- FLACS (Semi-robotic Cataract Surgery): teknologi semi-robotik canggih untuk bedah katarak presisi tinggi dengan pemulihan lebih cepat dan hasil penglihatan yang lebih optimal.
- SMILE PRO, LASIK & Implantable Collamer Lens (ICL): koreksi penglihatan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien.
- Glaucoma: diagnosis dan penanganan glaukoma yang canggih untuk mencegah kehilangan penglihatan dan menjaga kesehatan mata.
- Vitreo-retina: layanan retina dan vitreus yang komplet, meliputi tindakan bedah, injeksi, dan terapi laser dengan dukungan teknologi mutakhir.
- Myopia Control Center: layanan pengendalian miopia untuk mengelola dan memperlambat progresivitas miopia secara efektif.
- Dry Eye Center: perawatan mata kering yang menyeluruh dengan diagnostik modern dan rencana terapi yang dipersonalisasi untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas penglihatan.











