"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Sports  

Respons Tak Terduga Reza Arap Saat Lula Lahfah Dicibir Netizen: Maafkan Aku

Reza Arap Menanggapi Komentar Negatif Netizen Terkait Lula Lahfah

Reza Arap, seorang DJ dan musisi ternama, akhir-akhir ini membalas cibiran netizen yang menyudutkan almarhumah Lula Lahfah. Ia mengaku menahan diri selama ini demi permintaan dari Lula, meski emosinya terguncang di masa duka.

Lula meninggal pada Jumat (23/1/2026) diduga akibat komplikasi GERD dan pembengkakan usus, tanpa ada unsur lain. Kabar kematian Lula membuat publik heboh hingga sosoknya ramai jadi perbincangan. Meskipun begitu, banyak orang mendoakan hal-hal baik untuk almarhumah.

Namun, salah seorang netizen bernama akun jurmeme justru mengeluarkan komentar miring tentang Lula. Komentar tersebut menyentuh hubungan antara Lula dengan mantan suami temannya sendiri, yaitu Reza Arap. Seperti diketahui, Reza Arap adalah mantan suami Wendy Walters, yang merupakan sahabat dekat Lula.

Komentar netizen itu menyebut: “Lagian temen mantan istri pun di embat wkwk.” Hal ini memicu respons dari Reza Arap. Meski dalam suasana berduka, Arap meminta maaf kepada Lula karena tak akan tinggal diam menanggapi cibiran dari netizen tentangnya.

Arap mengungkapkan bahwa selama ini ia menahan sabar atas komentar netizen karena permintaan dari Lula. Dalam akun Twitternya (@yourbae), ia menulis:

“syg… maafin aku kalau dalam grief phase aku, suatu saat aku yakin tunangan kamu ini akan hilang kontrol untuk memperbaiki nama kamu dan semuanya, yang sudah bertahun-tahun kamu tau kalau aku sudah menahan diri. begitupun kamu yang menahan aku. waktu kamu masih ada. ily.”

Meski gusar dan kesal, Arap mengaku akan bersabar menahan amarahnya atas cibiran dari netizen tersebut. Ia menambahkan:

“Sebisa mungkin aku akan menahan diri aku. I have no logic anymore syg. Maafin aku.”

Penyebab Kematian Lula Lahfah

Menurut ayah Lula, Feroz, penyakit yang diderita oleh putrinya memang sudah lama. Lula memiliki riwayat penyakit asam lambung GERD sejak lama. Bahkan, pada momen tahun baru 2026, Lula sempat dirawat di rumah sakit akibat penyakit tersebut.

Selain itu, Feroz juga menyebut bahwa Lula memiliki riwayat penyakit pembengkakan usus. “Tahun baru dia sempat masuk ke rumah sakit beberapa hari. Itu memang dia punya GERD yang sering kambuh. Terus dia juga ada pembengkakan di usus,” kata Feroz saat pemakaman Lula.

Feroz mengatakan bahwa penyakit itulah yang diduga menjadi penyebab Lula meregang nyawa. Meskipun menderita sakit parah, Lula jarang curhat ke keluarga. Ia hanya mengeluh sakit kepada teman-teman dekatnya.

“[Dia] enggak mengeluh ke keluarga. Dia mengeluhnya ke teman-temannya, teman dekatnya. Dia bilang ‘sakit banget’,” imbuh Feroz.

Cerita yang diuraikan Feroz kemudian dikonfirmasi oleh sahabat Lula, Keanu. Ternyata, satu hari sebelum meninggal dunia, Lula sempat curhat kepada Keanu. Dalam chat, Lula bercerita bahwa ususnya mengalami pembengkakan sehingga harus dilakukan tindakan medis.

“Nu gw takut. Usus gw masih bengkak penebalan. Terus gw harus colonoscopy di teropong. Bius total. Dimasukin selang kamera,” ungkap Lula dalam chat.

Mengetahui sahabatnya tengah ketakutan, Keanu memberi dukungan. Ia meminta Lula senantiasa ingat pada Allah dengan cara berzikir.

“Gw takut bgt,” kata Lula.

“Gapapaaa. Everything is gonna be okeeee. Santai dzikirr,” balas Keanu.

Tak disangka, chat curhatan soal penyakit tersebut adalah chat terakhir dari Lula kepada Keanu. Sebab keesokan harinya, Lula tidak bisa dihubungi lagi. Ia ditemukan meninggal dunia di kamar apartemennya pada Jumat (23/1/2026).

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *