Sate Maranggi Babakan, Kuliner Khas Purwakarta yang Merambah Subang
Sate Maranggi adalah makanan khas dari Purwakarta yang sangat diminati oleh para pencinta kuliner. Kelezatan dagingnya yang empuk dan aroma bumbu yang khas membuat hidangan ini semakin enak dinikmati bersama keluarga atau orang tercinta.
Meskipun sebelumnya sate Maranggi lebih dikenal di wilayah Purwakarta, saat ini makanan khas Sunda tersebut mulai merambah ke berbagai daerah, termasuk Subang. Di Subang, Warung Sate Maranggi Babakan menjadi salah satu tempat yang viral karena harganya yang murah dan rasanya yang sangat lezat. Warung ini selalu ramai pengunjung setiap hari, bahkan banyak pembeli yang rela menunggu berjam-jam untuk bisa mencicipi sate Maranggi dengan harga terjangkau.
Lokasi dan Jam Operasional Warung Sate Maranggi Babakan
Warung Sate Maranggi Babakan berada di Jl. D. Kartawigenda Gg. Palabuan No.31, Cigadung, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Lokasinya sangat strategis, tepat di belakang SMPN 4 Subang. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.
Awal Mula Usaha Sate Maranggi Babakan
Owner warung, Sofyan, mengaku tidak menyangka bahwa usahanya yang baru dirintis sekitar satu setengah bulan lalu mendapatkan perhatian besar dari para pencinta kuliner di Subang. Bahkan, jumlah pembeli yang datang membuatnya kewalahan melayani.
“Baru satu setengah bulan kita membuka usaha warung sate Maranggi ini sudah kewalahan melayani banyaknya pembeli. Bahkan pembeli harus rela antri sampai satu jam lebih untuk menikmati sate Maranggi yang kita jual,” ujar Sofyan saat diwawancara.
Inspirasi Awal Usaha
Menurut Sofyan, awal mula usaha ini berawal dari istrinya yang pernah diberi sate oleh kakaknya. Sate itu memiliki rasa yang lezat dan berbeda dibandingkan sate Maranggi yang pernah ia coba sebelumnya. Istri Sofyan sering meminta kakaknya untuk membuat sate tersebut, sehingga akhirnya mereka berinisiatif untuk mengajak sang kakak bekerja sama membuka usaha warung sate Maranggi.
Modal dan Pengeluaran Harian
Sofyan mengaku modal awal usaha ini hanya Rp 5.000.000. Namun, dengan banyaknya pengunjung dan pesanan, sehari saja bisa menghabiskan daging sapi hingga puluhan kilogram.
“Sehari bisa sampai 35 kilogram daging sapi habis, ribuan tusuk sate habis terjual setiap harinya tanpa sisa,” kata Sofyan.
Harga yang Terjangkau
Harga sate Maranggi Babakan sangat murah dan terjangkau bagi semua kalangan. Satu porsi sate dijual dengan harga Rp 20.000, sedangkan per tusuknya hanya Rp 2.000. Untuk sop jando, harganya Rp 20.000 per mangkok.
Pembeli yang datang biasanya memesan minimal 15 tusuk per orang. Jika dua orang, pesanan bisa mencapai lebih dari 20 tusuk. Banyak pembeli yang datang rombongan bersama keluarga, sehingga pesanan meningkat.
Rasa dan Bumbu Sate Maranggi
Berdasarkan testimoni para pembeli, daging sate Maranggi Babakan empuk dan tidak bau amis. Bumbunya juga sangat lezat dan enak di lidah. Proses pembuatan sate dimulai dengan marinasi daging menggunakan racikan bumbu khusus.
“Inilah ciri khas yang membuat hidangan ini lezat dan autentik. Tidak perlu saus tambahan atau bumbu kacang, cukup dengan bumbu kecap dicampur rempah khusus, acar, dan sambal,” ujar Sofyan.
Pencinta Kuliner yang Tertarik Mencoba
Reni Hermawati, salah satu pencinta kuliner di Subang, mengaku ketagihan dengan Sate Maranggi Babakan. “Saya sudah empat kali membeli sate Maranggi Babakan. Dagingnya empuk dengan bumbu rempah yang terasa kuat dan meresap,” katanya.
Selain itu, sate Maranggi Babakan disajikan dengan sambal kecap yang pedas dan mantap. Suasana tempatnya juga nyaman dengan pemandangan indah dan sejuk. Ada pilihan lesehan dan fasilitas pemancingan, menjadikannya tempat makan unik.
Kesimpulan
Sate Maranggi Babakan telah menjadi daya tarik utama bagi para pencinta kuliner di Subang. Dengan harga yang terjangkau, rasa yang lezat, dan suasana yang menyenangkan, warung ini layak dikunjungi. Banyak pembeli yang berharap bisa kembali ke sini dengan keluarga besar mereka.











