Prediksi Cuaca BMKG untuk 27–28 Desember 2025
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi terkini mengenai wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang pada tanggal 27–28 Desember 2025. Sebelumnya, dalam periode 23–25 Desember 2025, BMKG mencatat adanya hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di beberapa daerah Indonesia.
Hujan sangat lebat tercatat di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dengan curah hujan mencapai 104 mm per hari, serta di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, sebesar 114 mm per hari. BMKG menjelaskan bahwa peningkatan curah hujan ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor lokal, tetapi juga kondisi dinamika atmosfer pada skala regional hingga global.
Dinamika Atmosfer Sepanjang Minggu Ke Depan
BMKG memprakirakan bahwa dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal akan terus memengaruhi cuaca di Indonesia selama sepekan ke depan. Pada skala global, fenomena El Nino–Southern Oscillation (ENSO) terpantau berada pada fase negatif atau La Nina lemah. Kondisi ini dapat meningkatkan pembentukan awan hujan dan memperbesar peluang terjadinya hujan.
Di skala regional, terpantau adanya perbedaan tekanan udara yang cukup besar, yaitu sekitar +13,9 hPa. Kondisi ini menandakan adanya aliran udara dingin dari Asia atau yang dikenal sebagai cold surge menuju wilayah Indonesia. Nilai Cross-Equatorial Northerly Surge (CENS) juga terpantau signifikan, sehingga berpotensi memperkuat hujan, terutama pada periode Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026.
Selain itu, kombinasi beberapa gelombang atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator diprakirakan aktif di wilayah utara Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Laut Jawa, Maluku, Papua Barat, dan Papua Selatan. Aktivitas ini dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut.
Perkembangan Sistem Iklim Terkini
BMKG juga memantau keberadaan Siklon Tropis Grant di Samudra Hindia selatan Bengkulu dengan kecepatan angin maksimum 35 knot atau sekitar 65 km per jam dan tekanan udara minimum 997 hPa. Siklon ini bergerak ke arah barat dan berpotensi memicu perlambatan serta pertemuan angin di wilayah Samudra Hindia barat Bengkulu, Lampung, hingga selatan Banten.
Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 96S terdeteksi di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan kecepatan angin maksimum 15 knot atau sekitar 28 km per jam dan tekanan udara minimum 1008 hPa. Sistem ini bergerak ke arah barat dan berpotensi memicu pertemuan angin di wilayah NTB dan Nusa Tenggara Timur (NTT) bagian selatan.
Selain itu, sirkulasi siklonik juga terpantau di Laut Natuna sebelah utara Kalimantan Barat serta di wilayah barat Aceh. Kondisi ini dapat memicu perlambatan dan pertemuan angin di Aceh, Bangka Belitung, dan Kalimantan Barat.
Wilayah yang Berpotensi Terdampak Hujan Lebat dan Angin Kencang
BMKG mengingatkan bahwa kombinasi berbagai kondisi atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan dan memicu cuaca ekstrem. Berikut daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada 27–28 Desember 2025:
Sabtu, 27 Desember 2025
- Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat:
- Aceh
- Sumatera Barat
- Kepulauan Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kepulauan Bangka Belitung
- Lampung
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Bali
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara
- Maluku
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
- Papua
-
Papua Selatan
-
Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:
- Sumatera Utara
- Riau
- Bengkulu
- Banten
- DKI Jakarta
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Barat
-
Nusa Tenggara Timur
-
Wilayah yang berpotensi angin kencang:
- Banten
- Jawa Timur
- Maluku
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
Minggu, 28 Desember 2025
- Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat:
- Aceh
- Sumatera Bara
- Riau
- Kepulauan Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kepulauan Bangka Belitung
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- Jawa Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara
- Maluku
- Papua Barat Daya
- Papua Barat
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
-
Papua Selatan
-
Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat:
- Sumatera Utara
- Nusa Tenggara Barat
-
Nusa TenggaraTimur
-
Wilayah yang berpotensi angin kencang:
- Banten
- Jawa Barat
- Jawa Timur
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat dan angin kencang serta memantau pembaruan prakiraan cuaca secara berkala.
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."











