Marosdaily.com – LONDON – Seorang pria di area Shanghai ditipu hampir 200.000 yuan di hubungan jarak terpencil dengan individu wanita yang tersebut sebenarnya diciptakan menggunakan kecerdasan buatan (AI), media pemerintah China melaporkan.
Menurut lembaga penyiaran resmi CCTV, sindikat penyalahgunaan yang disebutkan menggunakan perangkat lunak Kecerdasan Buatan generatif untuk memproduksi gambar serta video realistis seseorang wanita muda untuk berpose sebagai ‘Nona Jiao’.
Korban, yang dimaksud diidentifikasi hanya saja sebagai Liu, ditipu agar menyerahkan uang pasca penipu menggunakan gambar kemudian video palsu untuk meyakinkannya bahwa ‘kekasih’ daringnya membutuhkan dana untuk membuka usaha dan juga membantu kerabatnya yang digunakan sakit.
Yang lebih lanjut liciknya lagi, para penipu juga menghasilkan kartu identitas juga laporan medis palsu untuk membantu tipuannya.
Investigasi polisi menemukan bahwa para penipu beroperasi sebagai satu tim, mengirimkan foto kemudian video yang tersebut semuanya dihasilkan melalui Kecerdasan Buatan atau kombinasi beberapa gambar untuk menghasilkan karakter ‘Nona Jiao’ lebih tinggi meyakinkan.
“Selama perkenalan, Liu bukan pernah bertemu secara langsung dengan Jiao,” lapor CCTV.
Rekaman berita juga menunjukkan beberapa gambar orang wanita pada berbagai situasi, termasuk memegang palet lukisan juga berdiri di dalam jalan kota.
Munculnya teknologi Kecerdasan Buatan yang tersebut mampu memunculkan teks, gambar, juga video secara realistis sudah menyebabkan peningkatan kecurangan cyber di tempat seluruh dunia.
Awal bulan ini, raksasa teknologi Meta juga mengingatkan pengguna internet agar waspada terhadap orang yang dimaksud menjanjikan romansa daring tetapi sebenarnya belaka mencoba menipu orang agar memberikan uang, menyusul peningkatan persoalan hukum penggelapan menggunakan AI.





