"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Bukti Keberadaan Alam Kehidupan pasca Kematian Ditemukan

Bukti Keberadaan Alam Kehidupan pasca Kematian Ditemukan

Marosdaily.com – LONDON – Pew Research Center umumkan hasil riset yang dimaksud dijalankan pada tahun 2021, pada riset yang disebutkan ditemukan fakta hampir tiga perempat orang dewasa Amerika Serikat mengungkapkan bahwa dia percaya pada surga,

Keyakinan ini sebagian besar dianut oleh responden Kristen, tetapi ditemukan bahwa 26 persen agnostik juga percaya pada surga.

Meskipun tidaklah semua orang mengungkapkan bahwa merek menganggap surga itu ada, sebagian dari dia yang tersebut mengungkapkan bahwa merekan tiada percaya pada surga atau neraka mengakui bahwa mereka itu mempertimbangkan gagasan bahwa ada semacam hidup pasca kematian.

Salah satu orang yang percaya adanya hidup setelahnya kematian adalah Dr. Hugh Ross, manusia astrofisikawan Kanada dan juga penulis Kristen.

Dr. Ross miliki peringkat doktor pada astronomi dari Universitas Toronto, juga penghargaan di fisika.

Dengan keahliannya, Dr. Ross sudah membagikan lima ‘garis bukti keberadaan alam transenden pada luar sana’.

Dengan mengingat hal ini, Dr. Ross berpendapat bahwa dikarenakan kita tidaklah dapat mengamati seluruh alam semesta, mungkin saja ada sesuatu di dalam luar apa yang dimaksud dapat kita lihat pada waktu ini.

“Mengingat bahwa massa ada di tempat alam semesta lalu relativitas umum secara andal menggambarkan pergerakan benda-benda masif di area alam semesta, teorema-teorema ini menetapkan perlunya agen kausal (alias Pencipta/Tuhan) dalam luar ruang dan juga waktu,” kata Dr. Ross terhadap MailOnline.

“Sang Pencipta bertanggung jawab menghadapi penciptaan ruang dan juga waktu dan juga semua materi serta energi yang mana menyusun kosmos.”

Fitri Rafifah

Seorang Jurnalis yang rutin meliput dunia kecantikan, lifestyle, dan keseharian. Ia suka mencoba skincare, menonton ulasan produk, dan memotret detail kecil. Hobinya membantu meningkatkan sensitivitasnya pada tren. Motto: “Kecantikan adalah cerita yang terus berubah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *